Memilih pembatas ruangan yang tepat untuk ruangan Anda

Memilih pembatas ruangan yang tepat untuk ruangan Anda bisa jadi hal yang sangat sederhana namun krusial, pemilihan bahan dan ukuran yang kurang tepat bisa mengakibatkan ruangan Anda jadi sempit dan gelap, sebaliknya penerapan yang tepat menjadikan ruangan Anda lebih hidup, fungsional tanpa mengorbankan pencahayaan.

Pembatas ruangan untuk rumah dan kantor bisa berupa kanvas/kain atau susunan furniture yang ditempatkan dengan cara membagi ruang menjadi wilayah yang terpisah. Pembatas ruangan lipat ditemukan di Cina pada abad ke-7 yang biasa digunakan oleh keluarga kerajaan. Bahannya sangat berat dengan dilengkapi berbagai hiasan, dan tidak bisa dipindah-pindah.

Ada dua jenis pembatas ruangan pembatas ruangan untuk rumah dan kantor yang bisa Anda pilih :
1. Pembatas ruangan Permanen
Adalah pembatas ruangan yang dipasang secara pemanen tidak bisa dipindah-pindah. Bahannya bisa berupa kayu, gypsum, kanvas ataupun logam

img-20160912-wa0014

 

2. Pembatas ruangan Portable
Pembatas ruangan yang bisa dipindah-pindah baik dengan cara dilipat maupun digeser.

sekat minimalis img-20160926-wa0012

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan jenis pembatas ruangan yang hendak Anda pakai, seperti yang kami kutip dari artikel di okezone.com (http://lifestyle.okezone.com/read/2011/08/23/30/495166/pembatas-cantik-untuk-dekorasi-rumah).

Sebelum mengaplikasikan partisi, ada beberapa aspek yang perlu Anda perhatikan.
Pertama adalah anggaran. Ingatlah bahwa anggaran tidak hanya terkait dengan pembelian partisi yang sudah jadi. Pemasangannya juga perlu diperhatikan. Setelah itu, Anda bisa lanjutkan dengan mengukur ruangan yang hendak diberi partisi. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi kesalahan dalam membangun partisi.

Kedua, buatlah desain sesuai dengan yang ingin Anda tampilkan. Misalnya, apakah tertutup total atau hanya merupakan pembatas semu yang dapat dilihat dari ruangan lain?

Ketiga, yang perlu diperhatikan adalah pemilihan jenis material partisi. Kita tahu, partisi dibedakan menjadi dua: permanen dan tidak permanen. Apabila partisi tidak permanen, usahakan keberadaannya tak merusak elemen ruang yang lain seperti dinding dan lantai. Jika permanen, Anda seharusnya sudah membuat perencanaan lebih awal.

Yang terakhir yaitu, perhatikan material finishing-nya yang sesuai dengan konsep desain. Setelah semua jadi, Anda boleh beralih ke urusan yang lain, yakni mengharmonisasikan keberadaan partisi dengan furnitur yang ada di dalam ruangan agar tetap sejalan. Dalam hal ini, Anda bisa mencoba menyamakan karakter materialnya. Ada juga alternatif lain, yaitu dengan menyamakan karakter warnanya. Apabila memungkinkan, beri pencahayaan khusus pada partisi buatan Anda agar bisa menjadi focal point.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s